Keliling Pantai

Hay namaku aninditha aku bersekolah disalah satu sekolah swasta yang cukup terkenal dikota ku tempat aku tinggal.sekolah yang cukup bersih dan mewah,tapi tidak bisa dipungkiri sekolah yang kelihatan indah itu tak jauh dari kata angker/horror.

Hampir setiap tahun ajaran baru disekolah pasti ada aja siswa yang kemasukan. Bahkan tidak hanya 1 atau 2 siswa saja tapi banyak siswa. Sampai banyak juga yang pindah sekolah karna takut. Untuk sejauh ini aku masih aman-aman saja hehehe.

Sampai ada sebuah kejadian dimana aku dan temanku anisa ingin pergi kekantin.saat melewati Lorong aula yang sangat sepi aku dan temanku merasa hawa yang sangat berbeda entah itu darimana akupun juga tidak tau. Setelah sampai dikantin anisa menceritakan apa yang dia lihat diaula tadi,sedikit informasi anisa ini anak indigo, Anak indigo itu sebutan untuk anak-anak yang dianggap istimewa karena memiliki kemampuan dan sifat yang berbeda dari teman seumurnya. Mereka juga kerap dianggap memiliki kemampuan layaknya paranormal. Jadi dia cerita bahwa didalam aula tadi dia lihat sosok perempuan pakai baju putih,rambut Panjang sedangkan disekolah aku ini sekolah islam yang otomatis semua murid dan guru yang perempuan memakai hijab.

Kita berdua bingung dong dan mikir cewek yang ada diaula tadi itu siapa? Sambil tetap keheranan kita Kembali ke kelas dan melewati aula tadi dan didalam aula tidak ada siapa-siapa. Kita pun tetap berfikir positif siapa tau itu tadi Cuma walimurid yang salah masuk kelas.

Tapi selang beberapa bulan kedepan ada kejadian juga dimana aku Bersama empat  temanku ingin ke perpustakaan. Dan kebetulannya waktu itu di sekolahku pulangnya lebih awal karna guru-guru ada acara.karena aku dan keempat  temanku belum dijemput jadi kita ke perpus. Nah sesampai di perpus kita membaca baca buku dan masih tenang tenang aja,sampai temanku Savira ingin kekamar. Dia pergi ke kamar mandi mengajakku. Sampai di kamar mandi aku merasa hawanya benar benar berbeda ditambah lagi suasana sekolah yang benar benar sudah sepi.Dan setelah dari kamar mandi didekat Lorong aula aku melihat ada bayangan putih masuk ke dalam aula itu. Aku tanya ke savira apa dia juga melihat apa yang aku lihat ternyata dia juga melihatnya kita berdua pun lari ketakutan dan langsung Kembali ke perpus. Sesampai di perpus aku cerita keteman teman ku yang lain,bahkan bukan aku saja yang pernah dilihati sosok itu hampir semua teman ku yang habis dari kamar mandi atau dari kantin juga ditakuti sosok putih itu.

Keesokan hari ini aku yang masih heran dengan kejadian kemarin pun akhir pergi ke aula sendirian.aku sudah berada didepan pintu aula dan perlahan membuka pintu tersebut. Memang iya pintu aula di sekolahku tidak pernah dikunci jadi siapapun boleh masuk ke aula tersebut ,setelah sampai didalam aula aku terheran heran ternyata aula nya begitu sangat kotor dan banyak kursi kursi berserakan dimana mana,karena memang aula itu sudah kosong sejak murid murid diliburkan karena Covid-19 kemarin jadi otomatis tidak ada yang membersihkan aula tersebut.Dan memang disana suasana sangat berbeda dari ruang-ruangan lainnya. Aku yang berada disana sendirian akhir tidak kuat dan memutuskan untuk keluar aula.disaat aku keluar aula anisa sudah di depan aula karena dia dari tadi ternyata mengikuti dari belakang dan dia pun juga merasakan apa yang aku rasakan keheranan dengan sosok putih yang terus muncul dan keluar masuk aula itu siapa sebenarnya.

Dan ada suatu kejadian aneh yang waktu itu sedang rapat wali murid dimana rapatnya berada di aula sekolah,karena setiap rapat walimurid selalu menggunakan pakaian yang sama seperti (dreescode) warna hitam. Waktu itu semua memakai baju hitam dan aku yang menunggu mamaku diluar aula dan pastinya ditemani oleh anisa kaget melihat dipojok kanan ada Wanita rambut Panjang memakai baju warna putih sedangkan disana semua wali murid memakai baju warna hitam. Aku dan anisa langsung berfikiran bahwa dia menampakkan wujud nya Kembali.

Kita berdua akhirnya memutuskan untuk pergi kekantin karena sudah lapar. Dan disana kita bertemu pak tukang kebun,anisa yang orangnya sangat kepo banget tanya ke pak kebun tentang sosok putih yang ada diaula sekolah itu. Pak kebun yang mendengar pertanyaan anisa itu kaget karena Kata orang-orang yang tempat yang paling mengerikan adalah aula sekolah itu dan aku pertama kali diganggu oleh hantu itu Aku tidak tahu persis wujudnya Seperti apa tapi yang pasti kata anisa sih wajahnya cukup mengerikan ada juga yang sempat kesurupan di aula sekolah karena dia melihat wanita itu rambut panjang berpakaian warna putih.

Waktu itu aku dan anisa masih kekeh untuk mencari tau kenapa dia masih sering menampakkan dirinya disekolah kami,karena anisa bisa melihat dan bisa komunikasi dengan makhluk tak kasat mata itu.kadang juga aku dan anisa saat pulang sekolah menyelusuri setiap Lorong-lorong yang ada disekolah kita agar dapat mencari tau apa yang sebelumnya terjadi.karena kakek anisa adalah sesepuh atau orang pinter didesa dan kebetulan sekolahan aku dan anis aitu satu desa sama kakeknya,jadi kakek anisa tau seluk beluk dulu sekolah kita dibangun dan ada tragedi apa disana.

Kata kakek anisa dulu bangunan sekolah kita itu adalah bangunan belanda yang sekarang sudah direnovasi menjadi sekolah yang sangat indah dan mewah ,namun seiringnya waktu juga ada siswa yang diganggu makhluk itu dan sudah melukai dirinya sendiri akhirnya siswa itu sakit dan meninggal dunia.kita berdua yang mendengar cerita kakek langsung kaget dan menyusun argumen bahwa sosok putih yang kita lihat diaula itu adalah arwah siswa yang meninggal itu.

Selang  beberapa bulan kemudian sampai tahun ajaran baru,semua murid baru mulai masuk atau MPLS dan kejadian yang berulang terulang Kembali siswa baru banyak yang diganggu bahwa ada juga yang hampir menyelakai dirinya sendiri. Setelah kejadian aneh itu dan akhirnya dari pihak Yayasan memutuskan untuk diadakannya istighosah atau doa Bersama setiap hari jumat di aula sekolahku. Dan semua siswa juga mendapatkan jadwal membersihkan aula setiap harinya agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Bahkan diadakan istighosah atau doa Bersama sosok putih itu tetap menampakkan dirinya namun kadang dia juga tidak.

Setelah beberapan bulan diadakan istighosah atau doa Bersama di sekolahku makhluk-makhluk itu sudah tidak pernah muncul lagi dan sekolahku sudah aman dari kejadian-kejadian siswanya yang kemasukan . Jadi tempat yang kita anggap bersih,indah tidak menjamin terhindar dari gangguan makhluk halus. Maka kita harus dapat menjaga sikap dan jangan lupa berdoa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.